logo

Senam Bersama Pengadilan Agama dan Pengadilan Negeri Situbondo pada Awal Bulan Desember 2019

Setelah beberapa lama tidak terlaksana, maka kegiatan senam bersama antara Pengadilan Negeri dan Pengadilan Agama Situbondo kembali diselenggarakan pada awal bulan Desember 201
Senam Bersama Pengadilan Agama dan Pengadilan Negeri Situbondo pada Awal Bulan Desember 2019

SIDANG ISBAT NIKAH TERPADU TAHUN 2019

Pada hari Selasa tanggal 26 Nopember 2019 di Balai Kecamatan Panji Kabupaten Situbondo dilaksanakan sidang Isbat Nikah Terpadu sebanyak 50 perkara. Pelaksanaan sidang Isbat Nik
SIDANG ISBAT NIKAH TERPADU TAHUN 2019

TASYAKURAN RUMAH DINAS PENGADILAN AGAMA SITUBONDO 21 NOPEMBER 2019

Pada hari Kamis tanggal 21 Nopember 2019, jam 16.00 WIB Keluarga Besar Pengadilan Agama Situbondo menggelar acara Tasyakuran Rumah Dinas bertempat di Rumah Dinas belakang Kanto
TASYAKURAN RUMAH DINAS PENGADILAN AGAMA SITUBONDO 21 NOPEMBER 2019

Pelaksanaan Eksekusi Riil di Desa Arjasa Kecamatan Arjasa Kabupaten Situbondo Bulan Nopember 2019

Jurusita Pengadilan Agama Situbondo pada hari Rabu tanggal 13 Nopember 2013 telah melaksanakan Eksekusi Riil atas obyek sengketa berupa tanah pekarangan seluas ± 1320 m2
Pelaksanaan Eksekusi Riil di Desa Arjasa Kecamatan Arjasa Kabupaten Situbondo Bulan Nopember 2019

SERAH TERIMA RUMAH DINAS MILIK PENGADILAN NEGERI SITUBONDO MENJADI MILIK PENGADILAN AGAMA SITUBONDO

Berdasarkan Keputusan Sekretaris Mahkamah Agung RI Nomor : 832/SEK/SK/X/2019 tanggal 14 Oktober 2019 tentang Alih Fungsi Pemanfaatan Tanah Dan/Atau Bangunan Rumah Dinas Pengadi
SERAH TERIMA RUMAH DINAS MILIK PENGADILAN NEGERI SITUBONDO MENJADI MILIK PENGADILAN AGAMA SITUBONDO

Biaya Perkara

Estimasi panjar biaya yang dibayar oleh pihak yang berperkara dalam proses penyelesaian suatu perkara.

SIPP

Melalui Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP), anda akan mengetahui tahapan, status dan riwayat perkara.

Jadwal Sidang

Pengadilan Agama memberikan kemudahan akses informasi jadwal sidang untuk para pihak yang sedang berperkara.

SIWAS

SIWAS adalah aplikasi pengaduan yang disediakan oleh Badan Pengawasan Mahkamah Agung Republik Indonesia.

e-court

Layanan Pendaftaran Perkara, Taksiran Panjar Biaya Perkara, Pembayaran dan Pemanggilan yang dilakukan Secara Online.

Dipublikasikan oleh admin on . Hits: 367

PROSEDUR BERPERKARA CERAI GUGAT

.

Langkah-langkah yang harus dilakukan Penggugat (Istri) atau kuasanya:

  1. Mengajukan gugatan secara tertulis atau lisan kepada pengadilan agama/mahkamah syariah (Pasal 118 HIR, 142 R.Bg jo Pasal 73 UU No. 7 Tahun 1989);
  2. Penggugat dianjurkan untuk meminta petunjuk kepada pengadilan agama/mahkamah syariah tentang tata cara membuat surat gugatan (Pasal 118 HIR, 142 R.Bg jo. Pasal 58 UU No. 7 Tahun 1989);
  3. Surat gugatan dapat dirubah sepanjang tidak merubah posita dan petitum. Jika Tergugat telah menjawab surat gugatan ternyata ada perubahan, maka perubahan tersebut harus atas persetujuan Tergugat.
  4. Gugatan tersebut diajukan kepada pengadilan agama/mahkamah syariah :
  5. Bila Penggugat meninggalkan tempat kediaman yang telah disepakati bersama tanpa izin Tergugat, maka gugatan diajukan kepada pengadilan agama/mahkamah syar’iah yang daerah hukumnya meliputi tempat kediaman Tergugat (Pasal 73 ayat (1) UU No. 7 Tahun 1989 jo Pasal 32 ayat (2) UU No. 1 Tahun 1974);
  6. Bila Penggugat bertempat kediaman di luar negeri, maka gugatan diajukan kepada pengadilan agama/mahkamah syariah yang daerah hukumnya meliputi tempat kediaman Tergugat (Pasal 73 ayat (2) UU No.7 Tahun 1989);
  7. Bila Penggugat dan Tergugat bertempat kediaman di luar negeri, maka gugatan diajukan kepada pengadilan agama/mahkamah syar’iah yang daerah hukumnya meliputi tempat perkawinan dilangsungkan atau kepada Pengadilan Agama Jakarta Pusat (Pasal 73 ayat (3) UU No.7 Tahun 1989).
  8. Permohonan tersebut memuat ; a. Nama, umur, pekerjaan, agama dan tempat kediaman Pemohon dan Termohon; b. Posita (fakta kejadian dan fakta hukum); c. Petitum (hal-hal yang dituntut berdasarkan posita).
  9. Gugatan soal penguasan anak, nafkah anak, nafkah istri dan harta bersama dapat diajukan bersama-sama dengan gugatan perceraian atau sesudah putusan perceraian memperoleh kekuatan hukum tetap (Pasal 86 ayat (1) UU No. 7 Tahun 1989).
  10. Membayar biaya perkara (Pasal 121 ayat (4) HIR, 145 ayat (4) R.Bg. Jo Pasal 89 UU No. 7 Tahun 1989), bagi yang tidak mampu dapat berperkara secara cuma-cuma (prodeo) (Pasal 237 HIR, 273 R.Bg).
  11. Penggugat dan Tergugat atau kuasanya menghadiri persidangan berdasarkan panggilan pengadilan agama/mahkamah syar’iah (Pasal 121, 124, dan 125 HIR, 145 R.Bg).

Proses Penyelesaian Perkara

  1. Penggugat mendaftarkan gugatan perceraian ke pengadilan agama/mahkamah syar’iah.
  2. Penggugat dan Tergugat dipanggil oleh pengadilan agama/mahkamah syar’iah untuk menghadiri persidangan
  3. Tahapan persidangan :
    a. Pada pemeriksaan sidang pertama, hakim berusaha mendamaikan kedua belah pihak, dan suami istri harus datang secara pribadi (Pasal 82 UU No. 7 Tahun 1989);
    b. Apabila tidak berhasil, maka hakim mewajibkan kepada kedua belah pihak agar lebih dahulu menempuh mediasi (Pasal 3 ayat (1) PERMA No. 2 Tahun 2003);
    c. Apabila mediasi tidak berhasil, maka pemeriksaan perkara dilanjutkan dengan membacakan surat permohonan, jawaban, jawab menjawab, pembuktian dan kesimpulan. Dalam tahap jawab menjawab (sebelum pembuktian) Termohon dapat mengajukan gugatan rekonvensi (gugat balik) (Pasal 132 a HIR, 158 R.Bg);
  4. Putusan pengadilan agama/mahkamah syariah atas permohonan cerai gugat sebagai berikut
    a. Gugatan dikabulkan. Apabila Tergugat tidak puas dapat mengajukan banding melalui pengadilan agama/mahkamah syar’iah tersebut;
    b. Gugatan ditolak. Penggugat dapat mengajukan banding melalui pengadilan agama/mahkamah syar’iah tersebut;
    c. Gugatan tidak diterima. Penggugat dapat mengajukan gugatan baru.
  5. Setelah putusan memperoleh kekuatan hukum tetap maka panitera pengadilan agama/mahkamah syar’iah memberikan Akta Cerai sebagai surat bukti cerai kepada kedua belah pihak selambat-lambatnya 7 (tujuh) hari setelah putusan tersebut diberitahukan kepada para pihak.

Hubungi Kami

Pengadilan Agama Situbondo Kelas IB

Jalan Jaksa Agung Suprapto No. 18
Situbondo, Jawa Timur 68312

(0338) 672323

(0338) 6739000

pasitubondo@gmail.com